Header Ads

Korban Terbakar Warga Pasrepan Mendapat Bantuan Lulis Irsyad Yusuf

Camat Pasrepan, Kades Ampelsari dan perangkat Desa setempat di rumah korban
PASURUAN -  Korban kebakar Sunati , setelah beberapa waktu lalu di unggah di medsos dan media online ,mendapat perhatian serius dari paguyuban wartawan Pasuruan. Heru farianto camat Pasrepan yang kala rombongan wartawan tandang ke rumah korban di dampingi kepala desa Pasrepan ,Suyatno . menyatakan secara resmi di depan teman teman wartawan dan lembaga pemerhati sosial bahwa sudah dari waktu kejadian pihak pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan sudah siap memfasilitasi untuk segera mendapatkan penanganan dari pihak rumah sakit.

" Dari kami pihak kecamatan sudah koordinasi bersama kepala desa  untuk segera membawa korban bahkan kami sudah kontak pihak RSUD.bangil

Namun ketika saya kontak ternyata pasien tidak sampai di rumah sakit.dan ketika saya suruh staf dan desa ngecek ke pihak keluarga ternyata korban dan pihak keluarga tidak siap dibawa ke RSUD ."ujarnya.lulis irsyad yusuf ,mantan ibu bupati pasuruan juga memberikan bantuan sebesar satu juta untuk biaya operasional keluarga selama pengobatan.

Bantuan tersebut disalurkan melalui ibu camat yang diberikan langsung pada pihak keluarga disaksikan media dan pihak pemerintah desa setempat.  ,Sanah (40) adik kandung korban mengatakan pihak keluarga tidak siap untuk menunggu ataupun merawat korban di rumah sakit karena kesibukan keluarga dalam pekerjaan masing masing.

 "Kami dari keluarga tidak ada yang bisa jaga pak ,karena ini adiknya dalam keadaan sakit serta keluarga yang lain juga dalam kondisi serba kekurangan,sehingga kami juga harus mengurus kebutuhan keluarga sehari hari ,ujar keluarga yang lain menimpali.hingga berita ini di tulis akhirnya keluarga korban mengiyakan ketika Nugroho Tatag , salah satu wartawan senior membujuk korban serta keluarga  agar mau segera dibawa ke rumah sakit pemerintah daerah di RSUD.Bangil untuk mendapat penanganan .

"Sekedar meluruskan berita di medsos ,korban Sunati Sabtu,10-05-2018 yang notabene mempunyai riwayat penyakit epilepsi tidak sadar dan terjatuh ke dapur tempat menanak nasi yang saat itu menyala tanpa ada pihak keluarga yang mengetahui sampai beberapa saat kemudian sana adiknya mengetahui jika kakaknya jatuh di tempat Nanak nasi yang akhirnya viral di media sosial FB lewat akun warga desa setempat.   / joko wijanarko

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.