Babinsa Masangan Mendampinggi Dan Membantu Pelaksanaan Imunisasi Diftery

PASURUAN - Difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit. Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa.

Difteri termasuk salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dan imunisasi terhadap difteri termasuk ke dalam program imunisasi wajib pemerintah Indonesia. Imunisasi difteri yang dikombinasikan dengan pertusis dan TETTANUS ini disebut dengan imunisasi DTP. Sebelum usia 1 tahun, anak diwajibkan mendapat 3 kali imunisasi DTP. Cakupan anak-anak yang mendapat imunisasi DTP sampai dengan 3 kali di Indonesia, pada tahun 2016, sebesar 84%. Jumlahnya menurun jika dibandingkan dengan cakupan DTP yang pertama, yaitu 90%.

Selasa, 13/02/2018 Babinsa Desa Masangan Kec. Bangil (Serda Isharianto) mendampinggi dan membantu pelaksanaan imunisasi Diftery di POSKESDES BUGENVILE Dusun Masangan Desa Masangan sebanyak 86 Balita.


Babinsa Desa Masangan Kec. Bangil mengatakan, kegiatan imunisasi ini dalam rangka mencegah wabah penyakit Difteri untuk anak anak dan dewasa. Tujuan di berikannya vaksin difteri agar menambah kekebalan daya tahan tubuh yang dapat menangkal segala penyakit yang dapat menyerang tubuh manusia. Tegasnya.

Difteri sendiri merupakan infeksi bakteri yang menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan juga kulit, difteri sangat menular dan berpotensi mengancam jiwa sehingga pemerintah melakukan usaha maksimal untuk menekan meluasnya wabah difteri.    (an)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.