Babinsa Desa Sumberanyar Membantu Program Puskesmas Pemberian Vaksin ORI Difteri


PPASURUAN - Babinsa Desa Sumberanyar Kec. Nguling (Sertu Samsul) membantu program Puskesmas pemberian vaksin ORI Difteri di MTS dan MA Darul Ulum Dusun Sumurwaru Desa Sumberanyar Nguling sebanyak 102 anak siswa/siswi.  Selasa, 13/02
Kegiatan pemberian vaksin tersebut untuk mencegah penyakit Difteri melalui program Outbreak Response Immunization (ORI). Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap berkembangnya kasus Difteri di wilayah Kec. Nguling.
Petugas Puskesmas menjelaskan, masuknya bakteri penyakit difteri ke dalam tubuh berlangsung selama dua hari hingga lima hari. Dengan gejala awal seperti demam, nafsu makan menurun, lesu, nyeri di tenggorkan ketika menelan, kelenjar dari hidung berwarna kuning kehijauan dan bisa disertai darah.

"Namun, difteri memiliki tanda khas berupa selaput putih keabu-abuan di tenggorokan atau hidung yang dilanjutkan dengan pembengkakan leher," katanya.

Lama kelamaan, bakteri ini menyebabkan tertutupnya saluran napas, kerusakan otot jantung (miokarditis), kerusakan saraf (polineuropati), kehilangan kemampuan bergerak (lumpuh), dan Infeksi pary (gagal napas atau pneumonia).

Untuk itu, bila belum terlambat ia menyarankan untuk segera melakukan imunisasi. Namun jika sudah tertular penyakit difteri, maka harus segera ditangani medis pada rumah sakit terdekat.   (tag)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.