Kapolresta Pasuruan: "Dengan Silahturahmi Akan Mampu Menghilangkan Miskomunikasi.'






PASURUAN - Terjadinya insident kesalah pahaman antara petugas Sabhara dengan beberapa awak media yang menyebabkan di ambilnya HP milik dua wartawan online oleh anggota Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, saat melakukan liputan pengambilan gambar suasana Mako Polresta di Jl. Gajah Mada, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan tepatnya depan ruangan Sabhara, Senin pagi, sekira pukul 09.50 Wib, (25/03/2019).



Berawal dengan adanya Kasi Propam datang ke ruangan humas bersama 3 orang wartawan, yaitu :

1. Abd majid. jtv
2. Nurhidayat ,Suara publik
3. Ary suprayogi, Tv one

"Ndan sekarang Polres kota kok tertutup," tanya ketiga wartawan kepada kasubag humas.


Mengetahui hal itu, Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto SH, mempertanyakan kepada ketiga awak media, "Apanya yang tertutup, sampean apa sudah memberitahu saya kalau mau meliput? Belum, Makanya kalo meliput kasih tau saya pasti saya fasilitasi, sampean mau ambil gambar apa..," Kata Endy


"Mau ambil gambar situasi di polres, Ok, saya antar ambil gambar yg penting jangan ruang tahanan ya,"Terangnya

Kemudian ke tiga (3) orang wartawan itu mengambil gambar dan mewawancarai Kasubag Humas Akp. Endy Purwanto SH, terkait tahanan yang kabur itu.

Lebih lanjut, Setelah selesai meliput dan ketika hendak pulang ke tiga wartawan menyampaikan, "Kami keberatan karena hp nya sempat di ambil oleh anggota dibelakang tadi," tuturnya

"Ah itu cuma kesalah pahaman, makanya kalo meliput beri tahu ke saya biar saya fasilitasi." Pungkas Endy



Serambi menghantar ketiga wartawan yang hendak berpamitan dan kemudian kembali masuk ruangan Humas.

Kapolda Jatim Irjen. Pol Drs. H. Luki Hermawan Melalui Kombes Pol Frans Barung Mangera saat di konfirmasi akan kejadian itu, kepada tribunus.co.id, mengatakan, "Itu tidak benar, Dari hasil koordinasi dengan kasat sabhara dan kasi propam didapat informasi bahwa ke tiga wartawan tersebut datang ke mapolres Pasuruan kota tanpa ijin dan mengambil gambar di sekitar ruang tahanan dan diketahui oleh anggota sabhara bernama Bripka Eko wahyudi dan wartawan tersebut ditegur karena mengambil gambar, tanpa ijin kemudian hp wartawan tersebut sempat di ambil tapi dikembalikan lagi kepada wartawan, kemudian ke tiga wartawan di antar ke ruangan Kasubbag humas oleh kasi propam untuk klarifikasi, Itu Hanya kesalah pahaman saja mas,," Kata Kasubag Humas Polda Jatim.


Terpisah AKBP Agus Sudaryatno SH, S.I.K. Saat di hubungi dan di konfirmasi oleh awak media online tribunus.co.id, senin, (25/03/2019), juga menyampaikan, Ini hanya miss komunikasi dan salah paham saja mas, rencana tindak lanjut besok tanggal 26 maret 2019 kami akan mengumpulkan wartawan tersebut untuk saling berkoordinasi.

"Silakan teman - teman pers hadir di Polres Pasuruan Kota besok selasa tgl 26 maret 2019 pukul 13.00 dalam rangka tatap muka, koordinasi, dari hati ke hati tentang kesalah pahaman dengan anggota Sabhara, dalam rangka penyampaian aspirasi teman teman jurnalis." Pungkas Kapolres



Pewarta       : Rachmat H.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.