BABINSA BANTU PETANI DALAM RANGKA PROGRAM UPSUS PEMERINTAH PERCEPATAN SWASEMBADA PANGAN


LB -Pasuruan,  Kamis (28/12) Babinsa membantu pemerintah mensukseskan pembangunan di daerah, salah satu tugas tersebut adalah membantu para petani dalam rangka program upaya khusus (Upsus) pemerintah yaitu percepatan swasembada pangan sampai dengan tahun 2017 terutama pada komoditas Padi, Jagung dan Kedelai (PAJALE).

Dengan keterlibatan Babinsa diharapkan dapat mendorong petani untuk lebih semangat lagi mengerjakan sawahnya, harapan para Babinsa pemerintah untuk terus meningkatkan Swasembada Pangan dapat tercapai dengan baik, disamping itu para Babinsa juga memberikan arahan kepada para kelompok tani agar hasil panen para petani dijual di Bulog dengan harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Hal tersebut dilakukan Babinsa Desa Pekoren Kec. Rembang (Serda Sugianto) dibantu oleh Pelda Bikan, Kopka Harto, Koptu Koirul bantu petani panen padi di Desa Pekoren Kec. Rembang.

Danramil 0819/12 rembang (Kapten Inf Edi) memerintahkan kepada seluruh Babinsa supaya terus melaksanakan pendampingan bersama PPL dan selalu kordinasi dengan poktan dan gapoktan. Sehingga ada permasalahan dilapangan babinsa bisa langsung berkordinasi dengan aparat terkait. Hasil panen diharapkan babinsa berperan aktif untuk mendorong para petani menjual ke Bulog.

Kemanunggalan TNI- Rakyat memang sangat terbukti dilapangan masyarakat sangat mendambakan kehadiran Babinsa. Oleh sebab itu Danramil berpesan kepada seluruh anggotanya supaya baik-baik dengan rakyat, kita baik rakyatpun akan baik kepada kita, tegas Punidi. Kepercayaan rakyat kepada TNI jangan kita nodai dengan perbuatan yang membuat rakyat terluka.

" Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan jaga supremasi hukum. Dengan demikian dimanapun bertugas akan merasa nyaman, karena tidak menyalahi aturan.

Seperti halnya kegiatan Upsus masyarakat betul-betul membaur dengan TNI itulah bukti dilapangan. Jaga kepercayaan rakyat dan bina terus kemanunggalannya, demi tegaknya NKRI, " tegas Danramil
Rembang.

Anto.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.